PANDUAN
Cara Mendirikan PT Perorangan lewat AHU dan OSS
PT Perorangan memberi pelaku usaha mikro dan kecil badan hukum dengan satu pendiri, dan sebagian besar prosesnya kini bisa diurus sendiri secara online.
Jawaban singkat
Mendirikan PT Perorangan dimulai dengan membuat akun di ahu.go.id, lalu mengisi dan mengirim Surat Pernyataan Pendirian secara elektronik tanpa akta notaris. Setelah sistem menerbitkan Sertifikat Pendaftaran, lanjutkan ke oss.go.id untuk membuat NIB dan perizinan berusaha berbasis risiko sesuai kode KBLI usaha Anda. PT Perorangan hanya untuk kriteria Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dengan satu orang pendiri.
Poin penting
- PT Perorangan hanya bisa didirikan oleh satu orang WNI dan terbatas untuk skala Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
- Pendaftaran pernyataan pendirian dilakukan sendiri secara elektronik di ahu.go.id, umumnya tanpa perlu akta notaris.
- Setelah badan hukum sah, NIB dan izin berusaha berbasis risiko diterbitkan melalui oss.go.id.
- Kesalahan memilih kode KBLI bisa menghambat terbitnya NIB, jadi tentukan bidang usaha dengan cermat.
- Per 2026, besaran PNBP, batas modal, dan ketentuan domisili dapat berubah; cek tarif dan syarat terbaru di portal resmi.
- Jika usaha tumbuh melampaui kriteria UMK, PT Perorangan wajib diubah menjadi PT persekutuan modal biasa.
Langkah demi langkah
- Pastikan Anda memenuhi syarat PT PeroranganPT Perorangan hanya untuk satu orang pendiri yang merupakan WNI, cakap hukum, dan usahanya masuk kriteria UMK. Siapkan e-KTP dan NPWP pribadi yang sudah sinkron dengan NIK. Jika pendiri lebih dari satu atau modalnya besar, bentuk yang tepat adalah PT persekutuan modal, bukan PT Perorangan.
- Tentukan nama, bidang usaha (KBLI), dan alamatSiapkan beberapa alternatif nama dan cek ketersediaannya lebih dulu. Tentukan kode KBLI yang paling sesuai dengan kegiatan usaha karena ini menentukan jenis izin yang keluar. Pastikan alamat usaha sesuai ketentuan tata ruang daerah; alamat rumah tinggal tidak selalu bisa dipakai, jadi cek aturan lokal.
- Buat akun dan isi pernyataan pendirian di ahu.go.idAkses portal resmi ahu.go.id, buat akun, lalu isi Surat Pernyataan Pendirian PT Perorangan secara elektronik (nama, modal, maksud dan tujuan, data pendiri sekaligus direktur). Periksa seluruh isian sebelum dikirim karena data ini menjadi dasar badan hukum Anda.
- Terbitkan Sertifikat Pendaftaran PT PeroranganSetelah pernyataan dikirim dan ketentuan terpenuhi, sistem AHU menerbitkan Sertifikat Pendaftaran secara elektronik sebagai bukti pengesahan badan hukum. Unduh dan simpan dokumen ini; Anda akan membutuhkannya untuk langkah berikutnya dan untuk keperluan perbankan.
- Urus NPWP badan dan NIB di oss.go.idDaftarkan NPWP badan sesuai prosedur perpajakan yang berlaku, lalu masuk ke oss.go.id dengan jenis pelaku usaha badan. Lengkapi data, pilih KBLI, dan terbitkan NIB beserta perizinan berusaha berbasis risiko. Untuk kegiatan berisiko menengah atau tinggi, penuhi sertifikat standar atau izin tambahan yang diminta sistem.
- Buka rekening perusahaan dan setor modalGunakan Sertifikat Pendaftaran, NPWP badan, dan NIB untuk membuka rekening atas nama PT. Setorkan modal sesuai nominal yang Anda nyatakan dan simpan bukti setor. Lengkapi kewajiban pelaporan, termasuk laporan keuangan dan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Apa itu PT Perorangan dan untuk siapa
PT Perorangan adalah bentuk badan hukum yang dirancang khusus untuk pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang dijalankan oleh satu orang. Berbeda dengan Perseroan Terbatas pada umumnya yang membutuhkan minimal dua pendiri dan akta notaris, PT Perorangan cukup didirikan oleh satu WNI melalui pernyataan pendirian elektronik. Tujuannya adalah memberi pelaku usaha kecil akses ke status badan hukum: tanggung jawab yang terpisah dari harta pribadi, kredibilitas lebih baik di mata mitra dan perbankan, serta kemudahan mengurus perizinan berusaha.
Karena ditujukan untuk UMK, bentuk ini punya batasan. Pemiliknya hanya satu orang, tidak ada dewan komisaris, dan tidak bisa langsung menerima penyertaan modal dari pihak lain. Jika suatu saat usaha tumbuh melewati kriteria UMK, status badan hukum harus ditingkatkan menjadi PT persekutuan modal biasa.
Dua portal resmi yang akan Anda pakai
Proses pendirian bertumpu pada dua sistem pemerintah. Pertama, portal Ditjen Administrasi Hukum Umum di ahu.go.id, tempat Anda mendaftarkan badan hukum lewat Surat Pernyataan Pendirian dan memperoleh Sertifikat Pendaftaran. Kedua, sistem Online Single Submission di oss.go.id, tempat Anda menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan berusaha berbasis risiko. Keduanya saling terhubung: badan hukum harus sah dulu di AHU sebelum perizinan usaha diproses di OSS.
Gunakan selalu alamat resmi tersebut dan ketik langsung di peramban. Banyak situs tiruan dan iklan jasa yang meniru tampilan portal pemerintah untuk menjaring data dan biaya.
Menyiapkan data sebelum mendaftar
Sebelum membuka akun, siapkan e-KTP dan NPWP pribadi yang sudah sinkron dengan NIK, beberapa alternatif nama perusahaan, serta deskripsi kegiatan usaha. Hal yang sering menyandung pemohon pemula adalah pemilihan kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Kode ini menentukan jenis izin dan tingkat risiko usaha Anda, dan kesalahan pemilihannya dapat menghambat terbitnya NIB. Luangkan waktu memastikan KBLI benar-benar mencerminkan kegiatan nyata usaha Anda.
Perhatikan juga alamat usaha. Ketentuan tata ruang daerah dapat membatasi penggunaan alamat rumah tinggal sebagai domisili badan usaha. Karena aturan ini berbeda antardaerah dan dapat berubah, sebaiknya periksa ketentuan di pemerintah daerah setempat lebih dulu.
Soal biaya dan waktu
Pendaftaran badan hukum di AHU dikenai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sementara penerbitan NIB melalui OSS pada dasarnya tidak dipungut biaya. Namun besaran PNBP, batas modal, dan ketentuan teknis lain dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, per 2026, selalu konfirmasikan tarif, ketentuan modal, dan persyaratan terbaru langsung di ahu.go.id dan oss.go.id, bukan dari pihak ketiga. Hindari pula patokan waktu yang dijanjikan penyedia jasa; kecepatan proses sangat bergantung pada kelengkapan dan kebenaran data Anda sendiri.
Setelah badan hukum terbit
Begitu Sertifikat Pendaftaran dan NIB Anda keluar, langkah lanjutan meliputi pengurusan NPWP badan, pembukaan rekening atas nama perusahaan, serta penyetoran modal sesuai nominal yang dinyatakan. Simpan seluruh dokumen dan bukti setor dengan rapi. PT Perorangan juga memiliki kewajiban pelaporan, termasuk laporan keuangan dan perpajakan, sesuai ketentuan yang berlaku. Memenuhi kewajiban ini sejak awal akan memudahkan Anda ketika usaha berkembang atau ketika ingin mengajukan pembiayaan.
Keunggulan dan keterbatasan yang perlu ditimbang
Keunggulan utama PT Perorangan adalah pemisahan tanggung jawab. Sebagai badan hukum, kewajiban perusahaan pada prinsipnya terpisah dari harta pribadi pemiliknya, berbeda dengan usaha perseorangan biasa atau CV yang membuat pemiliknya menanggung utang sampai ke harta pribadi. Status badan hukum juga memberi kesan lebih mapan di mata pemasok, perbankan, dan penyelenggara pengadaan. Proses pendiriannya pun ringkas karena cukup lewat pernyataan elektronik tanpa akta notaris.
Namun ada keterbatasan yang harus dipahami sebelum memilih bentuk ini. PT Perorangan hanya untuk satu orang, tidak memiliki dewan komisaris, dan tidak bisa langsung menerima penyertaan modal dari investor lain. Bentuk ini juga terikat kriteria UMK, sehingga kurang cocok bila Anda sejak awal merancang usaha berskala besar atau berencana mengundang banyak pemegang saham. Dalam situasi seperti itu, PT persekutuan modal biasa biasanya lebih sesuai meski prosesnya lebih panjang.
Kesalahan umum yang sebaiknya dihindari
Beberapa hambatan paling sering muncul dari hal-hal teknis. Yang pertama adalah pemilihan KBLI yang tidak tepat atau terlalu sempit, sehingga izin yang terbit tidak mencakup seluruh kegiatan usaha. Kedua, data pribadi yang belum sinkron antara e-KTP, NIK, dan NPWP, yang dapat menggagalkan verifikasi otomatis sistem. Ketiga, memilih alamat usaha yang tidak sesuai ketentuan tata ruang daerah. Luangkan waktu memeriksa ketiga hal ini sebelum mengirim pernyataan, karena memperbaikinya di tengah proses jauh lebih merepotkan.
Menjaga kepatuhan setelah berdiri
Mendirikan PT Perorangan hanyalah awal. Setelah berdiri, Anda memikul kewajiban yang melekat pada badan hukum, termasuk pembukuan yang rapi, pelaporan keuangan, dan pemenuhan kewajiban perpajakan sesuai ketentuan. Memisahkan rekening usaha dari rekening pribadi sejak hari pertama akan sangat membantu, baik untuk ketertiban administrasi maupun untuk menjaga prinsip pemisahan harta yang menjadi keunggulan bentuk ini. Catat pula setiap perubahan penting, seperti perubahan modal atau alamat, dan perbarui datanya melalui kanal resmi.
Panduan, bukan nasihat hukum
Urus adalah situs panduan independen dan bukan bagian dari instansi pemerintah mana pun. Informasi di halaman ini bersifat umum dan bukan nasihat hukum. Untuk kasus yang rumit, misalnya struktur modal khusus atau bidang usaha dengan izin tambahan, berkonsultasilah dengan notaris atau penasihat hukum tepercaya, dan selalu rujuk ketentuan resmi terbaru di ahu.go.id dan oss.go.id sebelum mengambil keputusan.
⚠ Tetap waspada
Hati-hati terhadap calo atau jasa yang menjanjikan "PT jadi dalam hitungan jam" dengan biaya tinggi; sebagian besar langkah PT Perorangan bisa Anda urus sendiri secara gratis atau hanya dengan PNBP resmi. Jangan pernah menyerahkan NIK, OTP, atau kata sandi akun AHU/OSS Anda kepada siapa pun.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah mendirikan PT Perorangan wajib pakai notaris?
Berapa biaya mendirikan PT Perorangan?
Siapa yang boleh mendirikan PT Perorangan?
Apakah PT Perorangan bisa punya lebih dari satu pemilik?
Berapa lama prosesnya?
Apa yang terjadi kalau usaha saya berkembang besar?
Urus adalah panduan independen dan tidak berafiliasi dengan instansi pemerintah mana pun. Biaya, tautan, dan langkah dapat berubah — selalu konfirmasi di portal resmi sebelum bertindak. Ini informasi umum, bukan nasihat hukum atau keuangan.